sebuah penelitian yang di lakukan di Universitas lund,swedia, menunjukkan bahwa radiasi yang di pancarkan oleh ponsel dapat mempengaruhi fungsi enzim dan protein.penelitian yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan adanya perubahan protein albumin yang berfungsi memasok aliran darah ke otak.ahli lain Leif salford,seorang peneliti masalah dampak pemakaian ponsel terhadap kesehatan yang pendapatnya di kutip,mengatakan bahwa gelombang mikro yang keluar dari ponsel dapat memicu penyakit Alzheimer atau kepinkunan lebih awal dari usia semstinya.
Alzheimer adalah salah satu yang tidak menularyang menyebabkan menurunnya kemampuan berfikir serta kemampuan mengingat-ingat atau memori,penderita mengalami kepikunan.Walaupun belum terbukti secara langsung bahwa pengguanaan ponsel penyebab utama timbulnya penyakit alzheimer, namun menurut salford, akibat yang mungkin di timbulkan oleh radiasi elektromagnetik dari ponsel tidak boleh di abaikan begitu saja,tapi harus di cermat secara teliti.
speaktrum elektromagnetik
Membahas dampak ponsel trehadap kesehatan manusia,tidak lepas dari energi yang di hasilkan oleh ponsel. pancaran sinyal dari emiter ponsel selau mengikuti kaedah pancaran radiasi gelombang elektromaknetik. hal ini dapat di tunjukkan dalam spektrum elekromagnetik.
Radiasi ponsel termasuk radiasi no pengion, dengan frekuensi antara 900-1800 MHz (JE Moulder,2004)
Ketika ponsel pertama kali keluar, frekuensi yang di pergunakan dalah 900MHz. sekarang pada umumnya ponsel berkerja pada frekuensi 1800 MHz. Bahkan ada perusahan ponsel yang telah mengunakan frekuensi 1900 MHz. bandingkan dengan frekuensi gelombang elekromaknetik dari berbagai peralatan elektronik serta SUTET yang hanya 50Hz. sedangkan microwave jauh lebih besar lagi, yaitu 2,45 GHz.
Efek terhadap kesehatan
Dari beberapa perbandingan frekuensi- frekuensi tampak bahwa pancaran gelombang elektromagnetik dari ponsel dengan frekuensi 900 MHz-1800MHz telah memasuki daerah gelombang mikro seperti halnya radar. Bila di lihat energinya, pancaran gelombang elektromagnetik dari ponsel akan menghasilkan energi yang mengikuti persamaan ini:
E = h u
= h c/l
dalam hal ini :
E= energi yang di hasilkan,erg.
h= konstanta plnck,6,62 x 10 pangkat min27 erg detik
c=kecepatan cahaya,300.000 km/detik =3,10pangkat 10 cm/
l= panjang gelombang
dari hasil perhitungan mengunakan rumus diatas menunjukkan bahwa quantum energi yang di timbulkan oleh radiasi elektromagnetik ponsel, secara kuantitas relatif masih kecil karena berkisar seper sejuta elektron vots.namun funsi jarak harus pula di perhitungkan. apabila jarak sumber radiasi dengan materi, yaitu jarak antara pesawat ponsel dengan kepala (khususnya telinga) di perhitungkan, karena intesiatas radiasi electromagnetik yang di terima oleh materi(kepala),akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Hal ini berarti,semakin dekat dengan sumber radiasi(ponsel) akan semaki besar radiasi yang di terima.demikian pula, waktu berbicara atau kontak dengan ponsel, akumulasi dampak radiasi perlu di cermati lebih jauh lagi.
Pengamatan lebih jauh mengenai dampak radiasi elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia,Ternyata mempuyai kemiripan dengan dampak radiasi elektromagnetikyang di timbulkan radar.peaswat radar sejauh ini telah di duga mempuyai dampak terhadap manusia yang berada di sekitar instalasi radar.Dampak tersebut adalah kemampuan radar mengagitasi molekul air yang ada dalam tubuh manusia, perlu di ingat bahwa sel-sel yang terdapat dalam tubuh manusia. maka dampak agitasi terhadap molekul air perlu mendapat perhatian yang seksama. kalau intensitas radiasi elektromagnetiknya cukup kuat, molekul-molekul air terionisasi sehingga dapat menaikkan suhu molekul airyang ada di dalam sel-sel tubuh manusia. akibat lebih lanjut, berpengaruh terhadap kerja susunan saraf,kelenjar dan hormon.
Mengurangi efek negatif ponsel
Meskipun hasil penelitian pengaruh radiasi elektromagnetik ponsel masih kontroversial, tatapi kita perlu melakukan upaya-upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan tersebut, antara lain
- Sedapat mungkin jauhkan ponsel dari kepala.kekuatan gelombang elektromagnetik akan berkurang secara drastis dengan bertambahnya jarak.
- Jangan gunakan ponsel kalau tidak perlu sekali.
- persingkat percakapan, jangan tunggu sanpai telinga tersa panas . manfaatkan pesan singkat (sms)
- pergunakan headset atau handsfree seefektif mungkin.
- Dalam buku manual ponsel selalu di anjurkan untuk mematikan atau menonaktifkan ponsel di tempat-tempat seperti didalam pesawat,di dekat pompa bensin maupun di tempat-tempatpenyinpanan bahan kimia yang mudah meledak. ponsel dapat mengangu teknis dari tempat-tempat tersebut.
di kutip buku Waspada ancaman penyakit tidak menular karangan Dr.dr anies Mkes

Tidak ada komentar:
Posting Komentar